REVIEW - Before, Now & Then (Nana)

 



Perlu dua kali putaran untuk saya menangkap dan memahami film ini. Nana, secara mengejutkan tampil jauh lebih baik dikali kedua saya menontonnya.

Cukup sulit bagi saya untuk menceritakan film ini, tapi intinya, Before, Now & Then bercerita tentang seorang wanita dan rahasia di masa lalunya.

Tentang seorang wanita yang harus memendam rasa sakitnya dan hidup seperti air agar bisa selalu menyesuaikan dirinya.

Alih-alih melawan, perempuan tersebut mencari jalan keluar lain yang mengantar dia pada kebebasan walaupun sakitnya tak karuan.

Menonton Before, Now & Then rasanya seperti melihat lukisan. Sinematografi yang disunting apik oleh Batara Gumpar mampu menangkap tanah Sunda pada zaman baheula.

Tak lupa, lantunan musik yang mengiringi setiap adegan juga seolah hadir untuk menenangkan telinga kita.

Semua hal itu melebur jadi satu kesatuan utuh dalam film ini, Nana hadir dengan menyuguhkan gambar yang indah dan cerita yang wah.

Drama slowburn yang pelan tapi pasti mampu menarik penontonnya masuk ke dalam film dan merasakan semua hal yang dirasakan karakternya.

Bahasa Sunda menjadi bahasa utama dalam film ini, seperti film-film sebelumnya, mbak Kamila Andini selalu serius soal hal tersebut dan terbukti semuanya tampil alami.

Semua pemeran mampu merubah dirinya menjadi orang Sunda asli dengan dialog-dialog yang mereka ucapkan di sini.

Tak hanya bahasa, budaya Sunda juga cukup ditonjolkan oleh mbak Kamila dan merubah hal tersebut menjadi sebuah suguhan yang magis dan sakral.

Duet maut antara Happy Salma dan Laura Basuki juga tampil apik, bagaimana mereka memerankan dua perempuan yang memiliki keresahan yang sama mampu menyatu dengan chemistry yang tiada dua.

Tapi yang paling menarik perhatian saya adalah Dais kecil yang diperankan oleh Chempa Puteri, saya harap masa depan dia di dunia peran akan cerah seperti Muzakki karena skill akting dia cukup mumpuni.

Rusiah atau rahasia wanita menjadi elemen penting dalam film ini, bagaimana kata tersebut digambarkan oleh rambut mereka yang selalu disanggul. Kata Nana sih, semua rahasia perempuan disimpan di belakang kepalanya.

Dan ketika mereka membuka ikatan sanggulnya, maka rahasia yang disimpan juga akhirnya bisa dikeluarkan.

Tapi apakah semudah itu membuka "sanggul" tersebut bagi seorang wanita?

Tak akan cukup rasanya menonton Before, Now & Then dengan hanya satu kali pemutaran, karena semakin kamu menontonnya, kamu juga akan menemukan hal baru yang selalu menarik perhatian.

Oleh karena itu, Before, Now & Then harus kamu tonton karena memang bagus, beneran...


9,5/10







Komentar

Postingan Populer