REVIEW - Lady Bird

 



Menyenangkan melihat bagaimana cerita rata-rata drama remaja yang mampu dikemas apik dan terasa baru oleh mbak Greta.

Lady Bird mampu hadir menjadi salah satu film coming of age yang agaknya bisa saya bilang salah satu yang terbaik.

Bercerita tentang kehidupan seorang remaja bernama Christine "Lady Bird" McPherson dengan masalah yang dihadapinya mulai dari pertemanan, pendidikan, hubungan percintaan dan hubungan kekeluargaan.

Bagaimana perkembangan karakter Chirstine dari awal film hingga akhir mampu diracik dengan baik.

Tidak ada konflik yang meledak dalam film ini, tapi klimaks di bandara terasa sangat menyentuh hati saya.

Perjalanan Lady Bird mencari jati diri membuat saya berkaca dan sadar akan pentingnya keluarga.

Apapun masalah yang sedang dihadapi, pasti pulangnya ke "rumah" masing-masing. Dan ini yang ditekankan dalam film Lady Bird.

Bagaimana sebuah keluarga yang bisa menjadi rumah untuk kamu berlindung dan berteduh serta selalu ada kapanpun kamu butuh.

Selain hal itu, saya suka bagaimana film ini mengemas adegan komedi yang baik dan menggelitik.

Situasi yang hadir terkadang bikin saya terkejut karena adegannya yang dibelokan secara tiba-tiba.

Kamu akan menemukan banyak hal tak terduga yang muncul tanpa aba-aba.

Dialog yang disampaikan juga terkadang bikin tertawa, bagaimana celetukan seorang remaja yang memang secara mengejutkan selalu terdengar lucu.

Sindiran-sindiran yang disajikan dalam film ini juga sepertinya tersampaikan dengan baik oleh mbak Greta.

Overall, untuk kamu yang suka film drama remaja, film ini sayang untuk dilewatkan.


9/10


Komentar

Postingan Populer