REVIEW - Evil Dead
Menyambut datangnya "Ibu" di film Evil Dead Rise, tidak lengkap rasanya jika belum menonton film pendahulunya.
Otak dibalik waralaba gila ini adalah Sam Raimi, setelah sukses dengan trilogi Evil Dead buatannya di tahun 90-an sebagai sutradara, kali ini dia mempercayakan Fede Alvarez duduk menggantikannya untuk membuat teror baru.
Masih setia pada sumber aslinya, remake Evil Dead masih berpusat pada teror yang hadir di dalam kabin tua.
Mia (Jane Levy) mengumpulkan teman-temannya serta sang kakak untuk menjadi saksi jika dirinya akan berhenti mengkonsumsi narkoba. Mereka pergi ke kabin tua milik ibu Mia bersama-sama untuk melakukannya.
Keanehan mulai muncul ketika mereka menemukan ruang bawah tanah yang berisi mayat kucing yang digantung dan sebuah buku misterius. Eric (Lou Taylor Pucci) yang penasaran terhadap isi buku itu mulai membacanya dan tanpa dia sadari, apa yang dilakukannya ternyata membawa bencana.
Logika dalam film memang salah satu hal penting yang selalu diperhatikan penonton, namun ada juga film yang didesain untuk bersenang-senang tanpa memikirkan logika dan pemikiran yang masuk akal. Film ini adalah salah satu contoh terbaik yang bisa saya berikan untuk anda.
Keputusan-keputusan "bodoh" yang dilakukan karakter dalam film ini jangan dipermasalahkan, biarkan saja mereka berbuat sesukanya karena kamu akan suka pada akhirnya.
Oleh karena itu ada baiknya untuk menyimpan sejenak otak kamu di dalam kulkas, karena kamu tidak perlu dia untuk menonton film ini. Cukup duduk manis, siapkan camilan dan tonton hingga selesai.
Evil Dead dibuka dengan sangat menegangkan, opening scene yang disajikan akan membuat tensi penonton langsung naik tak karuan. Seakan tutup mata terhadap tatakrama dan kesopanan, film ini tak malu-malu memperlihatkan jati dirinya meski di awal durasi.
Tentu saja setelah opening yang sinting itu penonton akan ditujukan ke rest area terlebih dahulu untuk beristirahat sejenak. Tapi apakah durasinya lama? tentu saja jawabannya tidak.
Seperti teknologi fast charging, dalam kurun waktu ± 20 menit saja baterai untuk menyajikan teror dalam film ini rasanya sudah terisi penuh. Dan tentu saja satu jam kedepan, penonton akan disuguhkan adegan-adegan mengerikan.
Sebut saja sayatan, tusukan, tembakan hingga muntahan saja diperlihatkan seterbuka itu. Banyak sekali adegan ngilu yang bikin tutup mata.
Jangan lupakan klimaksnya yang bener-bener bikin gemeter, menonton babak akhir film ini terasa seperti menonton pertunjukan band-band Heavy Metal yang chaos tapi menyenangkan.
Dimana lagi kamu akan merasakan kemenangan yang sama seperti karakternya, berteriak dan tertawa lega setelah semuanya berhasil reda.
Jadi, setelah disuguhkan film yang asik dari para pendahulunya, bagaimana nasib Evil Dead Rise nanti? we'll see...



Komentar
Posting Komentar