REVIEW - The Foreigner

 


Sebagai remaja yang masa kecilnya dihibur oleh film-filmnya yang penuh aksi komedi, menyaksikan The Foreigner cukup membuat saya terkejut kala melihat Jackie Chan yang jauh berbeda dari biasanya.

Di tengah kekhawatiran melepas putrinya yang sudah dewasa, Quan (Jackie Chan) seperti disambar petir di siang hari ketika melihat bom di depan matanya yang menewaskan sang putri. Sejak saat itu, Quan selalu datang ke kantor polisi untuk mengetahui kabar lebih lanjut tentang pelaku dari kejadian tersebut, namun usahanya nihil dan tidak kunjung mendapatkan titik terang.

Akhirnya ketika siaran televisi memperlihatkan Liam Hennessy (Pierce Brosnan) seorang wakil menteri Irlandia yang mengaku mantan pemimpin pelaku pengeboman, Quan memutuskan untuk mencari tahu sendiri dengan melakukan beberapa hal gila kepada Liam.

Jujur saja, magnet utama film ini memang Jackie sendiri. Secara mengejutkan melihat akting dia yang berbeda membuat saya selalu terkesan. Gestur tubuh dan mimik wajah yang dia perlihatkan seakan menggambarkan semua rasa sakit yang dia tanggung sendirian.

Namun jangan lupa, karena ini Jackie, adegan pukul-pukulan setidaknya harus hadir untuk menjadi hiburan. Sayang rasanya jika menyia-nyiakan kehebatannya dalam hal bela diri walaupun saya tahu usianya sudah tidak muda lagi.

Dan The Foreigner mampu memperlihatkan itu, beberapa aksi yang hadir masih mempunyai ciri jika inilah gaya bela diri Jackie. Meski dia sudah tidak sehebat dulu, namun tendangan dan pukulannya masih jitu.

Namun sayang, mempunyai tema balas dendam, film ini kurang dalam mengeksplorasi hal tersebut. Alih-alih memperlihatkan bagaimana Quan melakukan jebakan dan hal-hal gila lainnya, The Foreigner malah fokus pada unsur politik yang membingungkan bagi saya.

Padahal jika fokus film ini lebih kepada Quan, mungkin cerita yang dihadirkan akan lebih menyenangkan. Apalagi latar belakang karakter utama kita yang ternyata menarik jika digali lebih lanjut.

Tetapi yang perlu saya acungi jempol adalah adegan intens yang dihadirkan, Martin Campbell mampu mengemas sebagian adegan aksi dengan menegangkan.

Andai saja fokus utama dialihkan, mungkin The Foreigner akan jauh lebih baik dan menyenangkan.

6,5/10


Komentar

Postingan Populer