MEMBICARAKAN FILM ONE BATTLE AFTER ANOTHER
Lahir dari tangan sutradara kawakan Paul Thomas Anderson, sejujurnya ekspektasi menonton saya tidak sebesar apa yang orang lain katakan. Mindset "Film Festival" yang pasti akan punya pace lambat, dialog yang padat terpatri di dalam kepala saya sepanjang perjalanan menuju bioskop.
Apalagi melihat latar belakang para karakternya yang lahir untuk menjadi pejuang revolusi menambah kesan One Battle After Another adalah film yang sulit untuk dikunyah.
Penonton akan diajak untuk mengikuti Bob, seorang mantan anggota kelompok revolusi yang sudah 16 tahun menghilangkan diri bersama dengan anaknya Willa, namun ditengah kedamaian hidupnya, tiba-tiba pasukan militer amerika kembali memburu mereka berdua untuk satu kepentingan khusus.
Tak banyak yang saya tahu dari film ini, tapi hal ini menjadi pengalaman saya menonton film yang mungkin paling seru di tahun ini. Mematahkan ekspektasi yang sudah saya tulis di paragraf atas, One Battle After Another langsung tancap gas di paruh pertama, tengah, bahkan sampai akhir filmnya.
Naskah yang diracik selama dua puluh tahun oleh Paul membuktikan bagaimana film ini bisa tampil dengan sangat rapi dari awal sampai selesai. Untuk catatan, hampir sangat tidak ada titik bosan ketika menonton film ini, mengingat durasi yang ditampilkan hampir tiga jam.
Bagaimana Paul menyusun ritme filmnya, bagaimana dia tancap gas dan menginjak rem kala suasana mulai punya potensi melelahkan membuat saya sangat kagum dengan caranya menjaga tempo cerita.
Ada yang mengatakan villain di film ini akan menjadi salah satu tokoh yang paling ikonik setelah Tarantino menciptakan Hans Landa, dan saya sepenuhnya setuju dengan hal tersebut. Bagaimana bisa kehadiran villain selalu dinantikan dan benar-benar membuat semuanya sempurna.
Tapi selain dari villainya, banyak sekali momen-momen ikonik yang mungkin akan selalu dibicarakan tahun demi tahun ke depan. Saya tidak bisa banyak cerita karena experiencenya harus dirasakan ketika kalian benar-benar duduk di kursi teater menonton film ini.
Bahkan mungkin kata-kata saya ini tidak menggambarkan bagaimana bagus dan apiknya film ini, jadi overall... tonton aja guys!



Komentar
Posting Komentar